Perjalanan Dari Mandai Ke Mamuju: Berbincang dengan Penjual Jagung yang Tidak Mau Menjadi Golput

September 1, 2007

Oleh: A. Hafied A. Gany

Rosmah (22-an), penjual jagung-ketan rebus (Lapak No.14) di jalan raya Pare-Pare, Desa Siddo, Kabupaten Barru, termos panas tempat jagung rebusnya, bertatahkan poster pasangan peserta “Pilkada” Sulsel 2007

Foto: A. Hafied A. Gany

Kalau kita mengenal Golongan Putih (Golput) dalam sistem pemilihan, apakah Golongan yang bukan Golput bisa disebut sebagai Golongan Hitam? Lalu apa predikatnya untuk golongan yang terletak di antaranya? Bisakah disebut sebagai Golongan Abu-abu (Golabu)? Jujur saja saya sebagai orang awam dalam bidang yang satu ini belum mampu menjawabnya! Namun dalam perjalanan kali ini, saya secara tidak sengaja menemukan Golongan yang terletak di antara ke duanya (dalam konteks pemilihan – pilkada – secara demokratis). Read the rest of this entry »