WATER RESOURCES: An Outlook of it’s Mystery, History and Technology

Front CoverSegera terbit (Rencana: 30 November 2006)

“Sumber Daya Air:
Misteri, Sejarah dan Teknologi di Baliknya”

Buku ini disiapkan cukup lama, yang bermula dari kepedulian penulis tentang kondisi Sumber Daya Air yang dalam dasawarsa terakhir mengalami tingkat kekritisan yang hampir sampai ke titik nadir akibat ulah manusia yang sibuk membangun prasarana fisik, namun melupakan upaya pelestarian sebagai dua sisi mata uang yang tak terpisahkan.

Kekhawatiran tentang kerusakan lingkungan akibat ulah manusia (salah satu fenomena yang dikenal sebagai tragedy of the common relatif baru mulai disadari dan dipermasalahkan manusia (pada level terbatas), yakni pada akhir abad ke 20, padahal sudah diperingatkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran sejak lebih dari 1500 tahun yang lalu mengenai hal tersebut. Pelaku-pelaku kerusakan di muka bumi yang membawa malapetaka langsung, banjir, gempa bumi, tsunami, dan sebagainya, atau melalui fenomena tragedy of the common disejajarkan oleh Allah SWT sebagai perbuatan dosa seperti: orang munafik, kafir. munafik dan sebagainya.

Ini semua hanyalah sebagian kecil dari misteri dan keajaiban di balik kodrat fisik air yang masih tersimpan, dibalik pemanfaatan teknologi modern untuk pendayagunaan, pengamanan dan konservasi air, yang bila kurang ”saleh” atau kurang bijaksana dalam pengembangannya. Intervensi teknologi di sepanjang peradaban manusia, malahan sangat potensial berbalik menjadi penyebab malapetaka buatan manusia bila tidak tertangani secara saleh dan bijaksana. Dalam kaitan ini masih tersisa pertanyaan yang sangat mendasar untuk di jawab oleh kita semua di Era Modern ini. Akan mampukah teknologi menyelesaikan segalanya tanpa kesalehan sosial? Sejarah membuktikan bahwa hal ini belum bisa dijawab secara tuntas oleh teknokrat sendirian. Dalam situasi yang seperti ini, penulis berpendapat bahwa penyelamatan SDA harus didekati melalui perpaduan (dan bukan dikotomi) antara ilmu pengetahuan/teknologi dan keimanan dan ketaqwaan. Lalu bagaimana kiatnya?

Tulisan dalam buku ini disiapkan oleh penulis, sebagai seorang profesional yang selama lebih dari empat dasawarsa berkecimpung di bidang pengairan dengan berupaya mengulasnya dari prspektif teknologi, sejarah, moral dan spiritual terhadap keberadaan air dan perlakuan manusia terhadapnya sepanjang lorong waktu peradaban manusia hingga masa kini. Bahasan akan berangkat dari definisi dan batasan, hakikat dan kharakteristik air yang diuraikan pada Bab Pertama, Pendahuluan.

Pada Bab Dua, Penulis mengupas mengenai Misteri dan Keajaiban di balik kodrat fisiknya, mitos, pandangan tradisional, dan pemanfatannya untuk berbagai kebutuhan manusia fisik dan spiritual sebagai zat yang dipercaya mampu merespon perilaku manusia kepadanya.

Lebih lanjut penulis mengulas mengenai sejarah pemanfaatan dengan mencoba menelusuri bukti-bukti sejarah peradaban manusia dari berbagai belahan bumi, termasuk Nusantara Indonesia, tentang pemanfaatan air dalam kehidupan dan penghidupan dari generasi ke generasi, hingga era modern sekarang ini – termasuk intervensi teknologi sepanjang sejarah peradaban manusia. dari zaman pra sejarah sampai ke zaman modern, semuanya dapat dibaca pada Bab ke Tiga.

Bab ke Empat lebih lanjut membahas mengenai pandangan ilmu pengetahuan modern tentang air, intervensi ilmu pengetahuan dan teknologi dengan merujuk berbagai pandangan, pendapat berbagai kalangan tentang air di antara mitos dan kenyataannya.

Selanjutnya pada Bab ke Lima, penulis mencoba mengemukakan Sumber Daya Air Memasuki Era Globalisasi dengan mengemukakan pandangan dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi modern tentang pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan dan pelestarian air berkelanjutan bagi kehidupan manusia di plenet bumi secara berkelanjutan bagi generasi masa kini dan masa mendatang.

Pada Bab ke Enam, penulis mencoba mengemukakan wacana manajemen sumber daya air terpadu (Integrated Water Resources Management) balik upaya intervensi teknologi untuk pendayagunaan, pelestarian, konservasi dan pengamanan SDA berkelanjutan, berikut kendala dan alternatif penanganannya.

Bab ke Tujuh khusus membahas isu yang masih sarat dengn nuansa kontroversial, namun merupakan ”Conditio Cine Qua Non” yakni keterpaduan antara IPTEK dan Kesalehan Sosial sebagai konsekuensi logis tuntutan fisik tehnologi dan spiritual sebagai dua sisi mata uang yang tak terpisahkan menuju ke pendayagunaan dan pengamanan SDA berkelanjutan dengan perpaduan ilmu pengetahuan dan teknologi di satu sisi dan kesalehan sosial di sisi lainnya.

Di Bagian ke Delapan dan Ke Sembilan Penulis merangkum bahasan dengan kesimpulan dan perspektif sumber daya air ke depan, sementara Bab Ke Sepuluh dan terakhir adalah Bab Penutup.

Buku ini sedang dalam tahap penyelesaian, dan akan naik cetak akhir September 2006 untuk selanjutnya diluncurkan tanggal 30 November 2006, dalam rangka ”Peringatan Hari Ulang Tahun Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air, Departemen Pekerjaan Umum (yang sekaligus bertindak sebagai penerbit). Semoga semua berjalan sesuai rencana.

Jakarta, 5 Oktober 2006.

~~~

Keterangan Sampul Buku:
(Klik gambar untuk melihat tampilan yang lebih besar)

 

Front Cover

Sampul Depan, menggunakan lukisan air terjun pada lingkungan vegetatif yang sejuk, nyaman dan lestari. Merupakan karya lukis penulis sendiri dengan cat minyak pada kanvas berukuran 1,20 x 0,90 m, yang sengaja disiapkan dengan thema: “Teknologi Air dalam Peradaban Manusia” untuk design sampul buku ini. Untuk Memberikan nuansa arsistik, foto lukisan di-enhance dengan Adobe Texturizer menggunakan efek batu bata, yang melambangkan pembangunan yang sistematik dan teratur, sebagai harapan pengembangan dan pengelolaan SDA terpadu dan berkelanjutan ke depan.

Back Cover

Sampul Belakang, menggunakan foto lukisan yang sama, namun dengan Efek “Distorsi” menggunakan pilihan “Twirl” untuk memberikan efek gelombang air yang amat dahsyat menerpa alam, manusia dan lingkungan “Tatkala Air Tidak Bersahabat” – Ini potensial terjadi sewaktu-waktu manakala manusia sudah mengabaikan air sebagai zat ciptaan Tuhan yang mampu membaca kehendak manusia dan merespon positif maupun negatif.

Gany, Mei 2006

3 Responses to “WATER RESOURCES: An Outlook of it’s Mystery, History and Technology”

  1. paman tyo Says:

    Pak, saya pesan bukunya. Dua eksemplar. Tentu dengan bonus tanda tangan penulisnya. Bagaimana caranya?

    Terima kasih dan salam hangat.

  2. Diah Y. Raharjo Says:

    Pak, saya berminat mendapatkan buku ini. saat ini saya sedang menulis tentang Politik pengelolaan SD Air dalam konteks otonomi daerah (termasuk skema privatisasi SD Air). Tulisan ini juga meramu pengalaman negara lain dalam pengelolaan SD Air dan sekarang kami sedang melakukan penelitian di Indonesia untuk revenue dari SD Air, sehingga mengapa ini diserahkan pengelolaannya ke privat sector. terima-kasih. Salam

  3. fuad bustomi Says:

    Assalamu alaikum
    Saya cari buku bapak di beberapa toko buku di Jogja, tapi belum ketemu, Apakah tersedia di Toko Buku Dep PU Pattimura? akan saya coba

    salam

Leave a Reply